Bawaslu Menyatakan Pemungutan Suara Akan Diulang Di 10 Kabupaten Kota Di Jawa Tengah

Bawaslu Menyatakan Pemungutan Suara Akan Diulang Di 10 Kabupaten Kota Di Jawa Tengah – Tubuh Pengawas Pemilu (Bawaslu) menjelaskan 10 kabupaten atau kota di Jawa Tengah miliki potensi dilaksanakan pengambilan suara lagi. Salah satunya di Tempat Pengambilan Nada (TPS) lokasi Semarang sebab surat nada tertukar antar dapil.

” 10 kabupaten kota salah satunya Kota Semarang sendiri ada tiga titik lokasi TPS sebab surat nada tertukar antar dapil, ada salah seseorang di luar propinsi tak punya hak pilih di TPS ditempat namun pakai hak pilihnya itu kita dapatkan di Brebes, Salatiga, serta Semarang. Kota lainnya masih tetap diinvetarisir, ” kata Koordinator Divisi Pengusutan serta Pelanggaran Bawaslu Jateng, Sri Wahyu Ananingsih, Kamis (18/4) .

Ia menyebutkan tiga TPS ada di Kabupaten Tegal serta Kabupaten Jepara mengerjakan pengambilan suara lagi di hari Sabtu (20/4) . Salah satunya TPS yang ada di Jepara terpaksa sekali mengulang-ulang pengambilan suara sebab Ketua KPPS tak datang serta malah ditukar oleh ayahnya. Meskipun sebenarnya prasyarat resmi surat nada mesti di tandatangani oleh Ketua KPPS.

” Kita bakal tindaklanjuti, ketua KPPS yang menyalahi peraturan di Tegal untuk klarifikasi. Semestinya sanksinya kita pecat, ” ujarnya.

Disamping itu, Bawaslu Jateng mengatasi 27 perkara perkiraan politik uang berlangsung di 15 kabupaten serta kota. Bawaslu udah mengerjakan klarifikasi dengan Gakkumdu.

” Kita masih tetap mengerjakan proses tinjauan apa perkiraan pelanggaran politik uang itu penuhi bagian pelanggaran pidana Pemilu atau mungkin tidak. Apabila perkara perkiraan itu udah diregister karena itu Bawaslu punyai waktu maksimum saat 14 hari kerja untuk mengerjakan proses perlakuan, ” tutur ia.

Awal mulanya, Bawaslu Jateng temukan perkiraan pelanggaran politik uang ditebar di Banjarnegara ada satu perkara, Kudus satu perkara, Banyumas tujuh perkara, Boyolali dua perkara, Brebes dua perkara, Cilacap satu perkara, Demak satu perkara, Kebumen satu perkara, Kabupaten Pekalongan satu perkara, Purworejo satu perkara, Salatiga empat perkara, Kota Tegal satu perkara, Wonogiri dua perkara serta Batang dua perkara.