Serang dan Bunuh 7 Gelandangan di California, Pria Asal El Salvador Ditangkap

Serang dan Bunuh 7 Gelandangan di California, Pria Asal El Salvador Ditangkap – Seseorang pria yang datang dari El Salvador diamankan di California, Amerika Serikat (AS) atas penyerangan pada tujuh orang yang rata-rata gelandangan. Tiga korban salah satunya meninggal dunia serta bekasnya dirawat didalam rumah sakit dalam situasi luka kritis.

Rabu (26/9/2018), pria bernama Ramon Escobar (47) ini didapati sempat terperangkap perkara kriminil awal mulanya serta sudah berulang-kali dideportasi dari AS. Kesempatan ini dia dijaring tiga tuduhan pembunuhan serta empat tuduhan uji coba pembunuhan oleh otoritas ditempat.

Diucapkan petinggi Kepolisian Los Angeles, Kapten William Hayes, dalam pertemuan wartawan kalau Escobar diamankan pada Senin (24/9) terus sesudah melarikan diri dari Texas ke California. Dia diamankan sesudah disangka memukuli seseorang pria gelandangan di kepala dengan gunting pemotong baut (bolt-cutter) di Santa Monica, California.

Dua pria gelandangan yang lain juga di serang dengan modus mirip di pantai Santa Monica pada awal bulan ini. Sedang satu pria yang lain di serang waktu sedang tidur dibawah dermaga sesudah semalaman pergi memancing.

Lewat cara terpisah, tiga pria gelandangan yang lain dipukuli lewat cara brutal dengan suatu tongkat bisbol waktu sedang tertidur di jalanan tengah kota Los Angeles pada 16 September waktu lalu.

Dua dari tiga korban di Los Angeles serta satu pria yang di serang dibawah dermaga Santa Monica dinyatakan wafat gara-gara luka kritis yang mereka derita. Tiga korban yang lain masih tetap dirawat didalam rumah sakit, dengan dua orang salah satunya dalam situasi koma.

Dijelaskan Kapten Hayes, Escobar sendiri sebetulnya juga seseorang gelandangan di AS. Perampokan disangka jadi motif Escobar dalam lakukan serangan-serangan brutal ini.

Gabungan dari rekaman video keamanan serta bukti forensik, termasuk juga tongkat bisbol serta gunting pemotong baut yang disangka dimanfaatkan Escobar dalam laganya, sangatlah menolong penyidik dalam menyimpulkan Escobar dengan tujuh perkara penyerangan itu.

Dalam pengakuan terpisah, Tubuh Imigrasi serta Penegakan Bea Cukai AS atau ICE menyebutkan Escobar sudah dideportasi ke El Salvador sejumlah enam kali, pada tahun 1977 sampai 2011. Dia juga dimaksud sempat terperangkap enam perkara pencurian serta masuk lewat cara ilegal ke lokasi AS.

Sebelum kabur ke California, Escobar pernah ditanyai polisi bab hilangnya dua orang yang tinggal dengannya di Houston, Texas. Dua orang yang hilang misterius mulai sejak Agustus terus itu diidentifikasi menjadi bibi serta paman Escobar.