Warga di Cirebon Kesulitan Mendapatkan Air Bersih Sejak 4 Bulan Silam

Warga di Cirebon Kesulitan Mendapatkan Air Bersih Sejak 4 Bulan Silam – Setidaknya 12 kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat alami kekeringan. Karena itu warga di 12 kecamatan itu susah memperoleh air bersih.

Antara lainnya berlangsung di Desa Cangkoak, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Salah seseorang masyarakat, Tunia (40) mengakui susah memperoleh air bersih mulai sejak empat bulan lalu. Situasi ini, menurut Tuniah, terparah dibanding dengan beberapa tahun awal kalinya.

” Susah memperoleh air bersih. Sebab sumur serta sumber air bersih yang lain telah kekeringan. Gunakan pompa air juga airnya tidak pingin naik, ” kata Tuniah di Desa Cangkoak, Rabu (26/9/2018).

Tuniah menuturkan rata-rata kedalaman sumur di Desa Cangkoak raih 10 sampai 12 mtr.. Meski demikian, lanjut dia, air bersih masih tidak dapat diperoleh warga.

” Ya kadang-kadang diperdalam lagi. Peristiwa semacam ini sudah terbiasa tiap-tiap tahun. Namun ini sangat kronis dibanding tahun awal kalinya, telah empat bulanan semacam ini, ” ujar dia.

Tuniah serta warga yang lain langsung berebutan air bersih kala mobil tangki punya PDAM mengalirkan pemberian terhadap warga Desa Cangkoak. Pembagian air bersih itu dijalankan di dua area. Warga nampak minat serta ikhlas mengantri untuk memperoleh air bersih.

Salah seseorang masyarakat yang lain, Suhanan (40) mengakui bersukur karena ada pemberian air bersih. Ia mengharapkan pemberian air bersih itu teratur dijalankan buat masyarakat yang terdampak kekeringan.

” Ya sejauh ini dapat diperkirakan dengan beli air bersih. Namun kan ada masyarakat yang kurang sanggup juga. amat berfaedah sekali terdapatnya pemberian ini, sebab tiap-tiap tahun di sini itu susah mendapatkan air bersih, ” ujar Suhanan.

Terpisah, Koordinator Lapangan BPBD Kabupaten Cirebon Faozan menuturkan kemarau panjang yang menyerang.menimpa Kabupaten Cirebon akibatkan 12 kecamatan alami kekeringan. Krisis air bersih juga berlangsung di 12 kecamatan itu. Dijelaskan Faozan, waktu ini pihaknya buka layanan untuk mendistribusikan air bersih buat masyarakat yang terdampak kekeringan.

” Dari 40 kecamatan, ada 12 kecamatan yang kekeringan. Kekeringan ini menyerang.menimpa di 150 desa. Kita keliling memberi pemberian air bersih untuk menolong warga, ” kata Faozan.